Trend Forecast ( Desain Sebagai Praksis )

Tugas P Cecep Uas( Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A )

Fashion benar-benar merupakan antusiasme berumur pendek, kegandrungan, keranjingan atau mode, atas sesuatu. Sebaliknya gaya merupakan bentuk desain dengan karakter yang jelas, sebuah gaya bisa saja menjadi sesuai dengan mode terkini ( fashionable ),namun bisa  juga sebaliknya.

Fashion dapat merujuk kepada banyak macam perilaku manusia namun paling sering merujuk pada antusiasme akan model khusus pakaian: industry fashion adalah sektor komersial yang diperuntukan bagi desain, manufaktur dan penjualan pakaian untuk penggunaan sehari-hari maupun waktu senggang.

Industri fashion memiliki kepentingan tetap dalam dinamika fashion dikarenakan perubahan iklim, memastikan produksi konstan dan profitabilitas. Dengan secara berkala memperkenalkan lini baru, para desainer membuat fashion yang ada menjadi ketinggalan zaman, dengan demikian menciptakan ketidakpuasan pelanggan dengan sesuatu yang sudah mereka miliki.

Terdapat perbedaan dalam fashion, pakaian non atau anti-fashion; yaitu pakaian yang mengabaikan dinamika perubahan terus menerus. Misalnya pakaian pelindung industrial yang didesain semata untuk fungsi dan bertahan selama mungkin. Tipe pakaian klasik tertentu, misalnya pakaian bergaris-garis yang dikenakan pria kota, menolak siklus fashion.

Bentuk pakaian semacam dijuluki ‘ abadi ‘ (timeless ), meskipun kenyataannya pakaian tersebut dapat berubah dengan secara perlahan berevolusi selama sekian tahun. Disebabkan, fashion, gaya berkaitan erat dengan penampilan dan perilaku orang-orang, harus dipusatkan perhatian terhadap isu konsumsi, penerimaan dan selera konsumen.

DESAIN SEBAGAI PRAKSIS

            Dunia fashion selalu terlibat dalam 3 kata kunci:  trend, busana dan bahan. Setiap perkembangan dalam ruang lingkup fashion tidak pernah terlepas dari trend yang berlaku pada masa atau waktu, busana yang dirancang atau digunakan apakah sesuai dengan trend , serta bahan atau material yang digunakan apakah sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Untuk terus berkecimpung didunia fashion, hal utama yang perlu dilakukan adalah Forecast ( Ramalan ) mengenai keseluruhan unsure-unsur dalam fashion. Permasalahan fashion sebagai desain praksis berawal dari :

1.      Forecast Analyse

Mengetahui informasi yang berkaitan dengan dunia fashion selain berasal dari para desainer fashion, marketing fashion, purchasing, pelaku bisnis,juga media.

2.      Synthetic Analyse

Memahami informasi berdasarkan forecast fashion untuk kemudian diaplikasikan dalam proses desain sebagai solusi dari permasalahan trend dalam bentuk rancangan fashion (busana, aksesoris ).

3.      Evaluation Analyse

Mengambil keputusan secara tepat berdasarkan hasil analisis dan sintesis forecast berdasarkan kemampuan produksi untuk rancangan fashion selain berdasarkan pertimbangan objektif pula.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s