TEORI KRITIS

Image

Teori kritis ditemukan pertama kali oleh Marx Horkkheimer tahun 30-an dengan pemaknaan kembali ideal-ideal modernitas tentang nalar dan kebebasan, dengan mengungkap deviasi dari ideal-ideal itu dalam bentuk saintisme, kapitalisme, industri kebudayaan dan institusi politik borjuis.

Teori kritis menolak skeptisisme diatas dengan tetap mempertahankan kaitan antara nalar dan kehidupan sosial. Dengan demikian teori kritis menghubungkan ilmu sosial bersifat empiris dan interpretatif dengan klaim-klaim normatif tentang kebenaran, moralitas dan keadilan secara tradisional merupakan bahasan filsafat.

Teori Kritis???

  • Baik dalam filsafat, sejarah ilmu sosial, teori kritis memiliki arti sempit dan luas
  • Sempit menunjuk generasi filsuf jerman, teoritisi sosial dalam tradisi Marxis Eropa Barat / Sekolah Frankfrut
  • Menurut mazhab ini, teori kritis dapat dibedakan dari teori tradisional menurut tujuan praktis spesifik
  • Teori yang melakukan emansipasi membebaskan manusia dari keadaan yang memperbudak mereka ( M. Horkheimer, Critical Theory, New York : Seabury Press, 1982,244 )

 

Pendekatan Teori Kritis

  • Filosofis ( Etika, Politik, Sejarah, Sosial )
  • Pembeda Tujuan, metode , Teori, Bentuk
  • Sarana tujuan independen ( emansipasi manusia )- dominasi dan penindasan
  • Filosofis dengan tujuan praktis ( feminisme, ras kritis, kritik pasca kolonial )
  • Jelas, Praktis, Normatif pada saat yang sama

 

Tujuan Teori Kritis

  • Identifikasi keadaan yang membatasi kebebasan manusia ( penelitian interdisiplin : Psikologis, Budaya, Sosial, lembaga dominasi )
  • Tujuan praktis dari penyelidikan sosial berorientasi mengubah kapitalisme kontemporer menjadi bentuk konsesus kehidupan sosial
  • Mengubah lebih demokratis
  • Bentuk penyelidikan sosial kritis

 

Mengapa mempelajari Teori Kritis???

  • Menggali makna produksi budaya dengan perspektif berbeda
  • Cara memahami artistik, artefak historis, budaya ( interaksi individu )
  • Peningkatan eksplorasi refleksi diri ( dilalui oleh memahami diri kita sendiri )
  • Elemen majunya kajian seni, humaniora, ilmu sosial
  • Legitimasi akal sehat atau klaim tradisional akan pengalaman,pengetahuan, kebenaran
  • Makna karya seni, teks sastra, film, peristiwa dimaknai dengan rereading ( dilakukan kembali ), reworking ( dikerjakan kembali ) dan membangun argumen
  • Pembacaan karya, teks, artifak didasarkan teori : apa maknanya, makna, komunikasi terjadi, bagaimana dunia bekerja

 

Lingkup Teori Kritis

Merupakan suatu wilayah studi yang luas dan kompleks , diantaranya :

  • Teori Marxis
  • Strukturalisme
  • Semiotik
  • Posmodernisme
  • Pos -strukturalisme
  • Dekonstruksi
  • Pos- colonialisme
  • Teori Psikoanalisa
  • Gender Studies

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s